TAPANULI SELATAN – Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menegaskan bahwa penegakan kepatuhan pajak kendaraan bermotor harus dimulai dari aparatur pemerintah sebelum mengedukasi masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Operasi Terpadu dan Operasi Gabungan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di halaman Satpas Sat Lantas Polres Tapsel, Desa Kilang Papan, Kecamatan Sipirok, Rabu pagi (30/7/2025).
“Jangan kita menyuruh masyarakat taat pajak, sementara kita sendiri abai. Keteladanan dimulai dari dalam. ASN, kepala dinas, hingga pejabat di daerah ini harus menjadi contoh dalam tertib administrasi kendaraan,” ujar Gus Irawan dalam arahannya.
Kegiatan dimulai dengan apel kesiapan di lokasi Satpas, dilanjutkan dengan pelaksanaan operasi gabungan di Jalan Lintas Simpang 3 Pal XI, Kecamatan Angkola Timur.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Polres Tapsel, Dinas Perhubungan, Satpol PP, UPT Bapemda Pemprovsu Sipirok, dan Jasa Raharja.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H. menyambut baik arahan Bupati dan menyatakan siap mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran pajak di masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan edukatif.
“Dengan operasi terpadu ini, kami harpakan semakin taat aturan serta mendukung terciptanya ketertiban dan keselamatan berkendara di jalan,” ujar AKBP Yon Edi Winara.
Operasi terpadu ini juga menyasar para pengguna jalan yang belum melengkapi kewajiban pajak kendaraannya.
Petugas memberikan stiker serta selebaran berisi informasi penting seputar kewajiban PKB dan BBNKB, dengan harapan masyarakat lebih sadar akan pentingnya kontribusi pajak untuk pembangunan daerah.






