Food Estate dan Kesejahteraan Masyarakat

Daerah1210 Dilihat

Pengelolaan Food Estate

Kemudian  ada dua hal yang menarik dalam pembahasan program Food Estate ini yaitu pertama :ketidakseriusan pemerintah  dalam pengelolaan Program Food Estate bukan hanya sekedar teori dan retorika yang kuat akan tetapi praktiknya GAGAL seperti kurangnya Pemberdayaan kelompok-kelompok petani.

Permasalahan kesehatan yang tak kunjung tuntas kemudian persoalan agrarianya sampai sekarang masih dalam keadaan mimpi. Artinya dapat disimpulkan bukan kesejahteraan yang didapatkan tapi sudah kepada kesengsaraan masyarakat atau secara garis besarnya adalah kepentingan politik para oligarki dan yang kedua adalah cara pandang pembangunan dan kemajuan yang tidak sesuai dengan amanah UUD’45.

Seperti mengandalkan kekuasaan sebagai satu-satunya untuk pencapaiannya dalam program tersebut tanpa memperhatikan dan mempertimbangkan dampak negatif terhadap masyarakat sekitar.

Jika kata sebagain orang mengatakan kejamnya ibu tiru ternyata lebih kejam lagi “Tuyul kekuasaan”    kemudian kalau dilihat awal munculnya proyek food estate ini akan menggambarkan keselamatan ekonomi khususnya dapat mensejahterakan masyarakat dan memperkuat laju pertumbuhan ekonomi khususnya provinsi sumatera utara..sangat jauh dari muatan kepentingan politik.

Bayangan kita program food Estate akan menambah income rakyat dan ekonomi masyarakat terus berputar dan capain jauhnya adalah provinsi sumatera utara akan mampu meningkatkan persentase pertumbuhan ekonominya dan salah satu faktor untuk menekan angka kemiskinan.

Kemudian sampai saat ini masih menjadi pertanyaan besar apakah program Food Estate di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Propinsi Sumatera Utara dapat  meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar khususnya masyarakat Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Kemudian terakhir dalam tulisan ini disampaikan kepada pemerintah bahwa dalam pengelolaan program food estate khususnya di sumatera utara tentunya harus ada akses  keterbukaan dan kejujuran pemerintah dalam hal kebijakan agraria, Transparansi Pengelolaan Anggaran Transformasi ekonomi dibidang ketahanan pangan seperti disampaikan presiden Jokowi sebesar dalam RABN 2024 dengan nilai 108 Triliun Rupiah.

Dan melalukan kajian-kajian serta analasis ekonomi yang komperhenshif terkhusus pembangunan ekonomi serta keadilan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed