Menu

Mode Gelap
Kasus Pembakaran Rumah Sempurna Pasaribu di Tanah Karo: Polda Sumut Tambah Tersangka Baru Polri Gunakan Teknologi Canggih untuk Seleksi Akpol 2024 Terungkap! Identitas dan Peran 2 Eksekutor dalam Pembakaran Rumah Sempurna Pasaribu Rektor UM Tapsel Kukuhkan 146 Guru Profesional, Kepala LLDIKTI Wilayah I: Jangan Berbisnis Apapun Di Sekolah Kejahatan Siber Merebak: Pembelajaran Preventif Masyarakat Kunjungan Mahasiswa MBS UIN Syahada Sidimpuan ke UMKM: Memahami Proses Bisnis dan Pemasaran Digital

Opini

Kelabu Kasus HAM

badge-check


					HAM saat ini hanyalah menjadi semboyan semata apalagi di tangan-tangan Penguasa Perbesar

HAM saat ini hanyalah menjadi semboyan semata apalagi di tangan-tangan Penguasa

Hari HAM sedunia diperingari pada tanggal 10 Desember setiap tahunnya. Peringatan hari HAM merupakan wujud dari menghargai hak setiap manusia,

Selanjutnya Penetapan hari HAM dilakukan, karena sebelum adanya penetapan Hak Asasi Manusia, kerap terjadi kekerasan,

Kemudian pembunuhan yang merupakan bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia.

Pendeknya Ketika hari HAM dideklarasaikan dapat merubah dan menahan manusia untuk melakuka Tindakan kriminalitas.

Setelah deklarasi HAM 1948, hari HAM resmi diperingati setiap tahunnya sejak 1950.

Peringatan hari HAM bukan hanya sekedar peringatan eksistensial yang berbentuk euforia semata, namun kita harus kembali memaknai urgensi dideklarasikannya hari HAM.

Bahwa setiap makhluk memiliki hak untuk hidup tenang dan damai.

Pada penerapan HAM, setiap negara memiliki lembaga hukum dan Hak Asasi Manusia, yang berfungsi untuk tetap menjaga hak-hak.masyarakat serta memberikan penyuluhan mengenai HAM itu sendiri.

Namun kerap negara sebagai penjaga dan penyuluh menyalahi fungsinya, tak sedikit pelanggaran HAM yang terjadi kerap dalangnya adalah negara.

Bukan maksud justifikasi, namun setiap ada pelanggaran HAM berat kerap ada keterlibatan pemerintah didalamnya.

Yang semestinya pemerintah sebagai kontrol agar tindak pelanggaran HAM tidak terjadi berkepanjangan malah terjadi berulang-ulang dan kasusnya semakin banyak.

Kasus-kasus HAM di Indonesia

Pelanggaran HAM berat yang dapat kita lihat bahkan hingga saat ini belum selesai adalah,

Pemberontakan G30S PKI, semanggi II, hilangnya aktivis 98 dan lain sebagainya. Tak berhenti hanya sampai disitu, pada saat kampanye presiden 2019 lalu kerap membahas mengenai HAM,

Print Friendly, PDF & Email

Baca Lainnya

Kejahatan Siber Merebak: Pembelajaran Preventif Masyarakat

29 Juni 2024 - 22:56 WIB

Perlindungan Konsumen Terhadap Pembulatan Harga di Swalayan

27 Mei 2024 - 08:13 WIB

Muhammad Fachrul Hudallah (Ketua Gerakan Peduli Konsumen)

Kisah Inspiratif, Dr. JWS Rizki Jadi Sorotan Penutupan Rakernas DWP Kemenag RI sebagai MC yang Memukau

9 Februari 2024 - 19:16 WIB

Dr. Juni Wati Sri Rizki, S.Sos., M.A

Karakter Menjadi Puncak Akhir Pendidikan

3 Februari 2024 - 20:44 WIB

Karakter Menjadi Puncak Akhir Pendidikan

2 Februari 2024 - 17:21 WIB

Trending di News