PADANGSIDIMPUAN-Kota Padangsidimpuan Kembali digegerkan dengan Pemeriksaan wali kota dan eks walikota atas kasus dugaan korupsi pembangunan di kota Padangsidimpuan 13 Agustus 2025 lalu. pembangunan jalan dan perawatan jembatan serta pembangunan infrastruktur di kota Padangsidimpuan menjadi sorotan setelah KPK menjalankan tugasnya.
Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Padangsidimpuan-Tapanuli selatan sangat menyayangkan tindakan dugaan korupsi yang terjadi di Padangsidimpuan, seharusnya pembangunan di kota Padangsidimpuan kian lebih baik tetapi dikarenakan beberapa oknum pembangunan itu malah tidak dapat menyentuh lapisan masyarakat.
Tindakan korupsi sangat merugikan masyarakat Padangsidimpuan, seharusnya dana tersebut digunakan untuk meningkatkan kualitas ekonomi dan pembangunan di kota padangsidimpuan serta menjamin kualitas lingkungan hidup di kota Padangsidimpuan malah diduga disalahgunakan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab.
Ketua PD KAMMI Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan sangat mendukung dan mengapresiasi KPK yang telah menjalankan tugasnya di Bumi dalihan natolu ini dan berharap konsisten usut pelaku dugaan korupsi di kota padangsidimpuan.
“Kemarin KPK sudah melakukan pemeriksaan dan semoga semangat KPK ini dapat memberikan Arah perbaikan dan kita berharap kota Padangsidimpuan bersih dari korupsi”
Lokot Harahap selaku ketua PD KAMMI PSP-TAPSEL juga mendukung dan mengajak masyarakat untuk angkat bicara ketika melihat potensi korupsi perbaikan dan arah Kota Padangsidimpuan lebih baik tidak terlepas dari peran elemen masyarakat.






