Melalui Program KKNT, Mahasiswa Melakukan Penanaman Hidroponik

Mahasiswa, News432 Dilihat

ASAHAN-Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Asahan telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dengan mengusung tema “Menuju Pertanian Berkelanjutan”. Program Kerja Utama yang menjadi prioritas adalah Penggunaan Teknologi Hidroponik dalam Memanfaatkan Lahan Pekarangan Rumah yang Sempit untuk mendukung Ketahanan Pangan Masyarakat Desa Punggulan Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, Jum’at (23/06/2023).

Kegiatan KKNT Fakultas Pertanian UNA dimulai dengan pembekalan mahasiswa secara tatap muka di kelas selama 8 pertemuan/8 minggu (2 × 50 menit x 8 pertemuan) untuk memberikan bekal kepada mahasiswa agar siap terjun melaksanakan pengabdian masyarakat dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata selama 12 pertemuan (8 jam per hari) selama 1,5 bulan di Lapangan.

Sebelum pelaksanaan program kerja mahasiswa melaksanakan observasi ke Desa untuk mengidentifikasi potensi wilayah, mengidentifikasi permasalahan dan akar masalah khususnya bidang pertanian serta menawarkan solusi efektif dan efisien dengan teknologi sederhana spesifikasi lokalita. Subsektor hortikultura khususnya komoditas sayuran sawi, kangkung dan bayam merupakan komoditas andalan masyarakat dalam berusaha tani” ungkap Fery selaku Ketua Kelompok KKNT Fakultas Pertanian UNA di desa Punggulan.

Melalui hasil observasi tersebut mahasiswa KKNT mengusung program kerja pemanfaatan teknologi hidroponik dalam memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang sempit untuk budidaya berbagai tanaman sayuran andalan.

Disamping itu, mereka juga melaksanakan beberapa program unggulan seperti budidaya sayuran dan ikan dalam ember (budikdamber), Tanaman Obat Keluarga (TOGA), pembuatan kompos dari limbah pertanian serta pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) lanjut Fery.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (Ir. Ansoruddin Harahap, M.P) sekaligus menjadi Tim Monev KKNT di desa punggulan memberikan arahan
“Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan untuk mendukung sistem pertanian berkelanjutan yang efektif dan efisien, dimulai dari ibu-ibu PKK, kelompok tani, kelompok wanita tani, serta masyarakat di desa punggulan dengan pemanfaatan lahan pekarangan rumah yang sempit untuk menambah penghasilan keluarga.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKNT Desa Punggulan (Elfin Efendi, S.TP., M.P) memperjelas bahwa dengan pelaksanaan KKNT ini mahasiswa akan banyak belajar bermasyarakat dan mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari kampus untuk melaksanakan pengabdian masyarakat yang merupakan salah satu tuntutan kurikulum dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dengan adanya kegiatan penyuluhan dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKNT harapannya dapat menjadi tambahan ilmu untuk diterapkan dan dilaksanakan dari bahan dan alat yang sederhana dan terjangkau, baik yang dari sekitaran lingkungan, serta bahan yang murah. Dengan mengidentifikasi potensi wilayah desa ini banyak sekali hal yg dapat dilakukan dari segi pengembangan pertaniannyapertaniannya, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *