Tak sampai disitu, Dr. Utari juga mengajak audiens untuk lebih meminimalisir limbah yang berasal dari konsumsi barang-barang yang dipakai sehari-hari. Disamping itu ia juga mengajak kawula muda yang hadir untuk lebih memaksimalkan pemakaian barang-barang yang dimiliki guna menghindari konsumsi ekonomi secara impulsif.
“Jangan kalap belanja saat mendapatkan promo dari suatu shopping platform misalnya, sebaliknya jika masih bisa digunakan maksimumkan saja bisa dengan memodifikasi jika itu berupa pakaian seperti melakukan mix and match. Bertindaklah mindfull dalam konsumsi, tidak perlu membeli yang baru hanya karena ikut trend sebab dengan begitu kita juga berkontribusi dalam mengurangi produksi dari limbah garmen atau limbah dari pabrikan tekstil” pungkasnya.
Materi yang dibawakan sangat erat korelasinya dengan eksistensi dan tujuan dari Griya Gerakan Mulia yaitu memanfaatkan atau mendaur ulang limbah rumah tangga menjadi benda yang bernilai estetika maupun ekonomis yang dapat diambil manfaatnya serta bertujuan meminimalisir pencemaran lingkungan sekitar kita.
Tanggapan Ketua Yayasan Muslimah Peduli Alam
Diwaktu yang berbeda, Ketua Yayasan Muslimah Peduli Alam Dr. Juni Sri Rizki Sitompul, S.Sos., M.A memberikan semangat dan dukungannya atas terselenggarannya kajian tersebut.
“Bunda sangat support atas kegiatan yang kita langsungkan hari ini meskipun terkendala jarak, namun Bunda tetap memantau bahkan menghadiri pengajian secara virtual melalui live IG akun Griya kita,” ucap Dr. Rizki
Selaku Ketua Yayasan Muslimah Peduli Alam yang juga merupakan Ketua Dharma Wanita Persatuan STAIN Madina mengapresiasi pemateri yang telah membawakan materi dengan baik dan totalitas.






