Bantu Petani, Tim Teknik Sipil Polmed Adakan Air Irigasi di Desa Sambirejo

Daerah, News551 Dilihat

Binjai – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Medan (Polmed) bantu petani yang berada di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara dengan mengadakan Air Irigasi dengan Pemanfaatan Air Tanah Dangkal.

Tampak bantuan irigasi air tanah dangkal tersebut berupa pembuatan sumur bor dan perpipaannya, tapak mesin, dan mesin pompa air, dengan masa pelaksanaan Juli – Oktober 2023 telah diserah terimakan pada Sabtu, (09/09/23) Pagi.

Ketua tim pelaksana PKM, Hadianti Muhdinar Pasaribu saat serah terima bantuan menyampaikan bahwa berawal dari kepedulian terhadap petani di Desa Sambirejo yang hanya memanfaatkan hujan sebagai sumber air irigasi.

“Pertanian di Desa Sambirejo merupakan pertanian dengan sistem tadah hujan. Pertanian di desa ini tidak memiliki jaringan irigasi teknis sehingga petani hanya bisa memanfaatkan air hujan sebagai sumber utama irigasi. Tidak tercukupinya air dapat mengurangi produktivitas petani, terutama saat persiapan masa tanam. Dibutuhkan sumber air alternatif sebagai penyedia dan tambahan air terutama pada musim tanam saat ini. Solusi yang ditawarkan berupa pembangunan irigasi air tanah dangkal dengan memanfaatkan air tanah dangkal sebagai penyedia air,” Terang Hadianti didampingi Anggota Tim PKM yakni Samiran, Delisma Siregar, dan Palghe Tobing.

Hadianti menambahkan, pengabdian ini juga melibatkan mahasiswa semester 7 Program Studi Manajemen Rekayasa Konstruksi Gedung (MRKG), Jurusan Teknik Sipil – Polmed, yaitu Fathandi Al Qadri Harahap, Riski Parulian Siburian, Fahmi, Maria Febi Angelina Simanjuntak, dan Yolanda Br Ginting.

Ia berharap dari bantuan ini, para petani di Desa Sambirejo khususnya petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Suka Tani terbantu dengan pemanfaat bantuan tersebut.

“Setelah dibangunnya irigasi air tanah dangkal ini, maka sarana tersebut menjadi milik kelompok tani dan dapat dimanfaatkan bersama sehingga bisa menjadi sumber air untuk pertanian seperti yang diharapkan,” ucapnya.

Lanjut Hadianti, “Agar terus memberi manfaat kepada masyarakat, kami mengharapkan agar bantuan ini dirawat dan dijaga. Mudah-mudahan pengabdian tim kami ini bisa berlanjut di tahun berikutnya”, pungkasnya.

Kegiatan PKM ini didanai oleh DIPA Polmed 2023 dan merupakan rangkaian dari pada implementasi tridharma perguruan tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *