PADANGSIDIMPUAN – Sebanyak 95 rumah rusak berada di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, akibat banjir bandang di bantaran sungai Batang Ayumi.
Hal ini diketahui dari data resmi yang dikeluarkan oleh BPBD Kota Padangsidimpuan pada Jumat (14/3/2025).
Dari total 166 rumah rusak akibat banjir bandang, 95 unit di antaranya berada di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.
Sedangkan, di Kecamatan Padangsidimpuan Utara rumah rusak berjumlah 20 unit, di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua sebanyak 1 unit dan di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara sebanyak 50 unit.
Selain rumah, bangunan lain seperti tempat ibadah, sekolah, bengkel dan kandang ternak juga ikut tergerus sungai dan ditimpa tanah longsor.

“Data sementara, bangunan sekolah yang rusak ada 2 unit, tempat ibadah 2 unit, bengkel 1 unit dan 1 rumah potong ayam yang mengalami kerusakan,” ungkap Dedi Iriansyah Siregar, Pejabat di BPBD Kota Padangsidimpuan.
Tidak hanya itu, 2 unit mobil dan 2 unit sepeda motor milik warga juga ikut hanyut.
“Iya, kendaraan ada juga yang hanyut,” ucapnya.
Sementara itu, warga terdampak di Kecamatan Padangsidimpuan Utara berjumlah 472 orang dan di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan berjumlah 582 orang.
Dia mengaku, data tersebut akan terus bertambah karena masih dalam pendataan petugas.
“Terus diupdate,” katanya.
Dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan segera melaporkan keluhan ke sejumlah posko yang sudah disiapkan oleh Pemerintah.
“Semoga secepatnya membaik,” ucapnya.
Atas kejadian ini, 1 orang ditemukan meninggal dunia di Desa Pudun Jae.







2 komentar