K.H. As’ad Salah Satu Orang Yang Berjasa Saat Kita kecil Dulu

Warta919 Dilihat

Walaupun kondisi tubuhnya kurang sempurna, ia tidak mau merepotkan orang-orang sekitarnya.

Tak hanya buuku Iqro’ juga mengambangkan karya-karya lainnya yang berkaitan dengan cara membaca Al-Qur’an.

Diantaranya Tajwid praktis, Materi Hafalan, dan Alama Bil Qalam yang merupakan pelengkap

Kegiatan belajar santri di yayasan Team Tadarus AMM (Angkata Muda Masjid-Mushhala).

Iqro’ Hanyalah Alat

Baginya Metode Iqro’ yang ia kembangkan ini hanyalah sebuah alat, sedangkan yang tidak boleh berhenti adalah belajar Al-Qur’an.

“Mari berlomba ciptakan metode. Metode itu hanya alat, sedangkan tujuannya adalah Al Qur’an. Yang tidak boleh itu kalau tidak mau mengaji,” ujar Erwesbee mengenang perkataan ayahnya.

K.H. As’ad juga pernah berpesan bahwa kita hidup itu haruslah berkerja.

Sebab dengan berkerja sesorang akan memiliki penghasilan dan dari pengahsilan itu akan berkesempatan luas dalam berdakwah.

Salain itu Erwesbee juga mengingat pesan sang ayah bahwa setiam orang itu harus memiliki jiwa Aktivis.

Walaupun seorang itu hanyalah seorang karyawan yang secara langsung tidak berkaitan dengan kegiatan belajar Al-Qur-an.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *