Strategi manajemen operasi di cafe jangka : kunci efisiensi dan kepuasan pelanggan

News, Opini3552 Dilihat

Penulis : Nisrina Alifah, Mahadi
Dosen pembimbing : Devi Yulita Br. Tarigan, M. Psi

Medan, 2025 Di tengah gempuran banyak nya cafe-cafe di kota medan, cafe jangka merupakan salah satu cafe yang digemari oleh masyarakat terutama dikalangan mahasiswa dan orang kantoran. Cafe jangka yang terletak di jalan jangka, medan petisah ini mengusung konsep casual coffee shop dan tak jarang pula dijadikan tempat tongkrongan namun bisa juga di jadikan tempat nyaman untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah sambil diiringi dengan music yang indah.

Adapun jam operasional dari cafe ini dari jam 12 siang hingga jam 10 malam. Tak hanya tempatnya saja yang menjadi point penting dari cafe ini, namun makanan nya lah yang menjadi daya Tarik dari cafe jangka sendiri. Adapun Menu-menu yang disajikan merupakan menu yang banyak digemari oleh remaja sekarang ini dan disesuaikan dengan kantong pelajar.

Dibalik semua keberhasilan dari cafe jangka ini tak luput dari system ataupun strategi yang digunakan dan diterapkan, salah satu orang yang menggunakan strategi ini yaitu bang gio selaku manajer dan penanggung jawab dari cafe ini, dan dalam kesempatan kali ini kami selaku mahasiswa bimbingan penyuluhan islam berkesempatan untuk berbincang sekaligus mewawancarai bang gio mengenai strategi manajemen operasi.

“kunci kesuksesan cafe ini adalah memahami bagaimana target market yang diinginkan ‘’ kata owner cafe jangka dalam wawancara kamis (22/5/2025)

“ untuk saat ini focus mereka adalah mahasiswa dan siswa yang membutuhkan tempat tongkrongan yang nyaman dan santai. Dan mereka juga berusaha untuk menyajikan makanan yang lezat dan juga berkualitas, mereka akan berusaha untuk meningkatkan kualitas layanan dan menu dari cafe tersebut agar pelanggan merasa puas serta selalu mengedepankan cita rasa dari makanan yang mereka sajikan” tuturnya.

Selama lebih dari 4 tahun cafe ini tetap bertahan dengan kualitas dan juga pelayanan yang di sajikan kepada pelanggan, selain itu, cafe ini juga memiliki beberapa fasilitas yang membuatnya lebih nyaman untuk dikunjungi yaitu penyediaan wi-fi, ruangan ber AC, toilet yang bersih, fasilitas charging untuk perangkat mobile dan mereka juga menyediakan musholla yang nyaman untuk pelanggan. Tak hanya itu, cafe ini juga menyediakan tempat indoor ataupun outdoor sehingga pelanggan dapat menikmati suasana di setiap sudut cafe.

Membahas mengenai karyawan cafe ini hanya menggunakan 5 karyawan saja yang terdiri dari 2 kitchen dan 3 barista yang merangkap menjadi kasir serta tanggung jawab kebersihan adalah tanggung jawab bersama-sama. Dari ketersediaan stok dan bahan-bahan mereka selalu rutin untuk pengecekan yaitu setiap hari lalu setiap minggu dan setiap bulan sehingga kualitas dari bahan-bahan tetap terjaga, dan setiap minggu nya mereka selalu mencoba menu-menu baru sekaligus untuk mengasah kreativitas dari chef cafe tersebut, dan menu baru yang dibuat juga tidak langsung di jual kepada pelanggan, tetapi melewati proses uji coba terlebih dahulu agar menu yang dihidangkan sesuai dengan selera pelanggan.

Selain itu, harga makanan dan minuman yang dijual di cafe ini tergolong murah namun tidak menjadi hambatan bagi cafe untuk menyediakan kualitas yang baik dari segi makanan juga pelayanan, dan justru ini menjadi salah satu kelebihan serta keuntungan yang dimana target market dari cafe ini adalah mahasiswa dan pelajar. mereka juga tetap bersaing dengan cafe-cafe yang lain nya sehingga tidak menutup kemungkinan untuk mereka tetap bertahan hingga saat ini. Adapun point penting yang kami dapatkan dari wawancara bersama owner cafe yaitu ”dalam membangun sebuah bisnis pasti akan mengalami yang namanya kegagalan namun dari kegagalan itulah kita dapat mengambil pelajaran serta bagaimana cara kita untuk membuat kembali agar usaha yang kita bangun itu dapat berhasil dan juga dapat bermanfaat bagi sekitar”.

Jika kita kaitkan usaha cafe dengan jurusan bimbingan penyuluhan islam (BPI) ada keterikatan antara satu sama lain. Yang dimana salah satu ilmu yang diterapkan dari jurusan bpi adalah komunikasi, bimbingan penyuluhan islam mengajarkan pentingnya akhlak dalam berinteraksi social hal ini dapat diterapkan dalam pelayanan cafe seperti ramah kepada pelanggan, menggunakan bahasa yang baik dan sopan. Selain itu, jurusan bpi juga mengajarkan tentang konseling sehingga dapat diterapkan juga dalam hal membina karyawan dari segi spiritual dan emosional contohnya seperti memberi motivasi bagi karyawan agar semangat untuk bekerja atau membantu menyelesaikan konflik internal dengan musyawarah.

Manajemen operasi dalam cafe bukan hanya sekedar permasalahan efisensi atau kualitas pelayanan saja, namun berkaitan juga tentang bagaimana menciptakan ruang usaha yang membawa kepada nilai-nilai kebaikan. Keilmuan dari bimbingan penyuluhan islam ini mampu menjadi pondasi yang kuat dalam membangun sebuah usaha yang tidak hanya menguntungkan dari segi ekonomi, namun dapat bermanfaat juga bagi kehidupan social dan spiritual, dengan demikian hubungan antara bimbingan penyuluhan islam dengan usaha cafe dapat dijadikan sebagai role model dalam penerapan manajemen suatu usaha yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *