LIVE
  • SPA 3-0 AUT — FT
  • POR 2-1 CRO — FT
  • ARG vs CPV — 20:00 WIB
  • SUI vs ALG — 23:00 WIB
Sepak Bola Juli 19, 2026 5 menit baca

Pesta Gol 10 Bola! Inggris Sabet Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Prancis

Pesta Gol 10 Bola! Inggris Sabet Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Prancis

Perebutan tempat ketiga di Piala Dunia selalu menghadirkan cerita menarik. Kali ini, panggung Piala Dunia 2026 di Miami menjadi saksi bisu sebuah drama sepak bola yang tak terlupakan, dengan total sepuluh gol tercipta. Timnas Inggris berhasil mengamankan medali perunggu setelah menaklukkan rival bebuyutannya, Prancis, dengan skor fantastis 6-4. Pertandingan yang berlangsung pada Minggu (19/7) pagi WIB ini bukan hanya menyajikan hujan gol, tetapi juga penampilan gemilang dari Bukayo Saka yang sukses mencetak hat-trick.

Berikut hasil Prancis vs Inggris Piala Dunia 2026 ulasan lengkap berikut dibawah ini.

Daftar Isi
  1. Inggris Langsung Tancap Gas: Pesta Empat Gol di Babak Pertama
  2. Kebangkitan Prancis yang Penuh Determinasi, Tapi Inggris Tetap Unggul
  3. Bukayo Saka, Sang Bintang Lapangan dengan Hat-trick Penentu
  4. Sejarah Baru untuk Inggris: Medali Perunggu Pertama di Piala Dunia
  5. Membandingkan dengan Rekor Pertemuan Sebelumnya
  6. Analisis Pertandingan: Kunci Kemenangan Inggris dan Evaluasi Prancis

Inggris Langsung Tancap Gas: Pesta Empat Gol di Babak Pertama

Sejak peluit awal ditiup, Tim Tiga Singa langsung menunjukkan dominasinya. Mereka tampil menggebrak dan membuat lini pertahanan Prancis kerepotan. Baru tiga menit pertandingan berjalan, Declan Rice sudah membuka keunggulan bagi Inggris. Gelandang Arsenal itu merebut bola, melakukan penetrasi, dan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung Mike Maignan. Inggris semakin percaya diri dan terus menekan.

Keunggulan Inggris bertambah di menit ke-18. Berawal dari sepak pojok akurat yang dikirimkan Declan Rice, Ezri Konsa berhasil menyundul bola masuk ke gawang Prancis, mengubah kedudukan menjadi 2-0. Momentum positif ini terus dimanfaatkan Inggris. Bukayo Saka menjadi sorotan utama dengan dua gol tambahan yang ia lesakkan jelang turun minum. Gol pertamanya tercipta di menit ke-37 setelah kerja sama apik dengan Marcus Rashford, dan ia kembali mencetak gol pada masa injury time babak pertama melalui tembakan silang. Alhasil, babak pertama berakhir dengan skor telak 4-0 untuk keunggulan Inggris, sebuah kejutan besar mengingat status Prancis sebagai finalis Piala Dunia 2022.

Kebangkitan Prancis yang Penuh Determinasi, Tapi Inggris Tetap Unggul

Tertinggal empat gol, pelatih Prancis Didier Deschamps melakukan respons cepat dengan empat pergantian pemain sekaligus di awal babak kedua. Strategi ini terbukti membuahkan hasil. Kylian Mbappe menjadi motor kebangkitan Les Bleus, memperkecil kedudukan menjadi 1-4 pada menit ke-48 setelah memanfaatkan umpan Michael Olise. Tak lama berselang, Bradley Barcola ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54, membuat harapan Prancis kembali menyala.

Mbappe kembali menunjukkan kelasnya dengan gol kedua di menit ke-66, membuat skor menjadi 3-4. Drama saling balas gol ini membuat penonton tak bisa berkedip. Di sisi lain, Inggris tak mau kehilangan momentum. Bukayo Saka kembali menjadi pahlawan dengan gol ketiganya dari titik penalti di menit ke-87, setelah sebelumnya mencetak dua gol di babak pertama. Prancis sempat memperkecil ketertinggalan lagi melalui Ousmane Dembele di menit ke-90+6, namun gol Jude Bellingham di menit ke-90+8 memastikan kemenangan Inggris dengan skor akhir 6-4. Ini adalah pertandingan yang benar-benar memanjakan mata, penuh dengan aksi jual beli serangan yang menegangkan.

Bukayo Saka, Sang Bintang Lapangan dengan Hat-trick Penentu

Dari sepuluh gol yang tercipta, nama Bukayo Saka menjadi yang paling bersinar. Pemain muda Arsenal ini sukses menorehkan hat-trick yang krusial bagi kemenangan Inggris. Gol-golnya menunjukkan ketajaman dan insting predator di depan gawang lawan. Saka bukan hanya mencetak gol, tetapi juga menjadi motor serangan yang merepotkan pertahanan Prancis sepanjang pertandingan. Penampilan impresif ini membuktikan bahwa ia adalah salah satu talenta terbaik yang dimiliki Inggris saat ini, dan perannya sangat sentral dalam membawa timnya meraih medali perunggu.

Sejarah Baru untuk Inggris: Medali Perunggu Pertama di Piala Dunia

Kemenangan dramatis ini mengukir sejarah baru bagi Timnas Inggris. Ini adalah kali pertama mereka berhasil meraih peringkat ketiga di ajang Piala Dunia. Pencapaian ini menjadi yang terbaik bagi The Three Lions sejak mereka menjadi juara pada tahun 1966. Kegagalan di semifinal memang menyakitkan, namun keberhasilan merebut medali perunggu ini menjadi pelipur lara dan bukti bahwa Inggris memiliki skuad yang kompetitif di kancah global. Kamu bisa bayangkan betapa bangganya para pendukung Inggris melihat tim kesayangannya membawa pulang medali, meski bukan yang paling utama.

Membandingkan dengan Rekor Pertemuan Sebelumnya

Secara keseluruhan, pertemuan antara Prancis dan Inggris selalu menjadi tontonan yang menarik. Menurut catatan, kedua tim telah bertemu sebanyak 33 kali. Dengan kemenangan ini, Inggris kini mencatatkan 18 kemenangan, 10 kekalahan, dan 5 hasil imbang saat melawan Prancis. Khusus di ajang Piala Dunia, ini adalah pertemuan keempat mereka. Inggris kini unggul dengan tiga kemenangan di Piala Dunia (1966, 1982, dan 2026), sementara Prancis memenangkan satu di tahun 2022. Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 dengan total 10 gol ini juga memecahkan rekor gol terbanyak di laga perebutan tempat ketiga, melampaui sembilan gol yang tercipta antara Prancis dan Jerman Barat pada Piala Dunia 1958.

Analisis Pertandingan: Kunci Kemenangan Inggris dan Evaluasi Prancis

Kemenangan Inggris tidak lepas dari strategi jitu yang diterapkan sejak awal. Mereka berhasil memanfaatkan celah di pertahanan Prancis pada babak pertama, dengan serangan balik cepat dan efektivitas di depan gawang. Gol-gol cepat di awal pertandingan memberi mereka kepercayaan diri yang tinggi. Di sisi lain, Prancis terlihat kurang siap menghadapi intensitas serangan Inggris di babak pertama. Permainan mereka baru ‘panas’ setelah jeda, setelah Deschamps melakukan perubahan taktik dan memasukkan beberapa pemain segar. Ini menunjukkan bahwa adaptasi di tengah pertandingan menjadi sangat krusial.

Performa individu pemain juga sangat menentukan. Selain Saka, Declan Rice juga tampil luar biasa di lini tengah, tidak hanya memutus serangan lawan tetapi juga berkontribusi dalam mencetak gol dan memberikan assist. Sementara itu, meskipun Kylian Mbappe berhasil mencetak dua gol dan Michael Olise memecahkan rekor assist Pele dengan tujuh assist di Piala Dunia 2026, usaha mereka belum cukup untuk mengejar ketertinggalan yang terlalu jauh di babak pertama. Pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bagi kedua tim untuk evaluasi ke depan. Jadi, meski Prancis harus puas di posisi keempat, mereka telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa di babak kedua.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *