Oleh karena itu, Mendagri pula memohon support dari Dinas Perhubungan serta stakeholder terkait untuk mengupayakan keamanan pada sistem transportasi yang jadi alat mobilisasi anak- anak ke sekolah, dengan membuat ketentuan jelas tentang pelaksanaan prokes yang ketat.
Baginya, bakal terjadi lonjakan jumlah penumpang dari anak- anak sekolah apabila telah aktif belajar tatap muka.
“Kita juga perlu melakukan precaution/ langkah langkah antisipatif agar anak- anak kita dengan adanya tatap muka mereka hendak melaksanakan mobilitas dari rumah, yang sebelumnya belajar dari rumah mereka harus bergerak menuju sekolah,” tuturnya.
Sumber: Suara.com






