Menu

Mode Gelap
Kasus Pembakaran Rumah Sempurna Pasaribu di Tanah Karo: Polda Sumut Tambah Tersangka Baru Polri Gunakan Teknologi Canggih untuk Seleksi Akpol 2024 Terungkap! Identitas dan Peran 2 Eksekutor dalam Pembakaran Rumah Sempurna Pasaribu Rektor UM Tapsel Kukuhkan 146 Guru Profesional, Kepala LLDIKTI Wilayah I: Jangan Berbisnis Apapun Di Sekolah Kejahatan Siber Merebak: Pembelajaran Preventif Masyarakat Kunjungan Mahasiswa MBS UIN Syahada Sidimpuan ke UMKM: Memahami Proses Bisnis dan Pemasaran Digital

News

Rektor UM Tapsel Kukuhkan 146 Guru Profesional, Kepala LLDIKTI Wilayah I: Jangan Berbisnis Apapun Di Sekolah

badge-check


					Rektor UM Tapsel Kukuhkan 146 Guru Profesional, Kepala LLDIKTI Wilayah I: Jangan Berbisnis Apapun Di Sekolah Perbesar

PADANGSIDIMPUAN-Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UM Tapsel), Muhammad Darwis kembali mengukuhkan sebanyak 146 guru profesional pada acara pengukuhan guru profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan angkatan ke-3 tahun 2023 di Padangsidimpuan (1/7).

Dalam pidatonya Darwis menyampaikan apresiasi tinggi kepada para peserta yang sudah menunjukkan keseriusan selama mengikuti PPG dan menitipkan beberapa pesan yang hendaknya dicamkan alumnus PPG. Ia menjelaskan bahwa Permendikbud No.16 tahun 2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru telah mensyaratkan Guru meliputi empat kompetensi dasar yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi.

“Saudara-saudara harus mampu merubah paradigma lama kepada paradigma baru. Peserta didik tidak boleh lagi sebagai objek pembelajaran, tetapi peserta didik harus terlibat langsung. Saatnya saudara-saudara mengaktualisasikan merdeka belajar dan menjadikan peserta didik bahagia dalam belajar”, tegasnya.

Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan LLDIKTI Wilayah I yang telah mempercayakan UM Tapsel untuk mengelola PPG yang menurutnya merupakan sebuah kepercayaan yang tidak ternilai dan menyampaikan beberapa raihan prestasi kampus yang dipimpinnya baru-baru ini semisal memenangkan hibah dana Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM 2024) sekitar Rp. 740 juta, hibah akselerasi kurikulum untuk program studi Peternakan dan program studi Administrasi publik serta naiknya akreditasi program studi PGMI dan program studi Fisika yang semula baik menjadi baik sekali.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah XI, Oloan Nasution berharap ada perubahan terhadap para guru yang sudah menyandang gelar sebagai guru profesional. Ia menekankan bahwa guru tidak saja sebagai pelatih dan pengajar, tetapi juga pendidik yang akan mewariskan nilai.

“Saya menghimbau agar guru menjadikan profesi sebagai ibadah kepada Allah, agar ikhlas. Jika dijadikan sebagai kewajiban maka akan sangat membosankan bagi guru PPG yang kesehariannya bergelut dengan rutinitas”, terangnya.

Oloan meyakinkan kepada para guru yang dikukuhkan bahwa tidak ada peran kecil dalam pendidikan antara PNS atau tenaga honor dan menegaskan agar guru mengikuti aturan tuhan dan aturan negara.

Sementara itu ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Tapsel Muksana Pasaribu mengucapkan selamat kepada UM Tapsel atas kerja kerasnya menjadikan kampus tersebut semakin maju dan berkembang. Ia menjelaskan bahwa Muhammadiyah mendirikan amal usaha pendidikan, kesehatan, sosial tidak saja sekedar menambah pundi-pundi semata tetapi adalah sebagai tugas memakmurkan manusia, memfasilitasi orang-orang yang tidak tertampung di perguruan tinggi negeri menikmati pendidikan di Muhammadiyah.

“Jadilah duta-duta Muhammadiyah di tempat mengabdi. Bawalah aspirasi Muhammadiyah bahwa mengajar adalah ibadah, kejar pahala kemudian gaji”, harapnya.

Muksana juga menghimbau agar para guru yang dikukuhkan memiliki tanggungjawab, kualitas dan disiplin yang tinggi terhadap tugas-tugas sebagai guru profesional.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Saiful Anwar Matondang dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada UM Tapsel yang telah bersedia menjadi lokasi PPG. Baginya hal ini tidak mengherankan karena dirinya sudah hapal betul dengan keseriusan, karakter dan prinsip Muhammadiyah terutama dalam mengelola pendidikan yang relatif membanggakan.

“Muhammadiyah sudah membangun bangsa ini dengan baik, jadi bonus pelayanan juga harus dimudahkan”, ucapnya.

Kepada guru profesional yang dikukuhkan syaiful mengatakan bahwa guru harus berprinsip mendidik itu panggilan jiwa dan bagi jiwa yang tidak terpanggil tidak usah menjadi guru. Dengan digenggamnya sertifikat guru profesional maka nilainya semakin mahal sehingga ha itu harus dipertanggung jawabkan.

“Semoga anda menghargai tugas profesi guru. Kalau mau berbisnis di luar boleh, jangan memperjual belikan apapun di sekolah termasuk nilai”, tegasnya.

Print Friendly, PDF & Email

Baca Lainnya

Kejar Tiket Wali Kota, Rusydi Nasution Ungguli Pesaingnya di Hati Anak Muda!

24 Juli 2024 - 12:08 WIB

Pj Kades Tabuyung Lawan Bupati Madina: Pemecatan Perangkat Desa Tanpa Prosedur!

24 Juli 2024 - 11:53 WIB

Mahasiswa KKN MIT Posko 78 Bantu UMKM Optimalkan Google Business

24 Juli 2024 - 06:20 WIB

Pemko Padangsidimpuan Bagikan Kupon Subsidi Bagi Masyarakat Pada Kegiatan GPM

22 Juli 2024 - 23:43 WIB

Pj Walikota Letnan Berangkatkan Istri Tercinta dan 360 Jamaah Haji ke Tanah Suci Berurai Air Mata

22 Juli 2024 - 23:43 WIB

Trending di Daerah