PADANGSIDIMPUAN–Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution, S.H, didampingi Kadis KOMINFO, Sekretaris Dinas sosial, dan Perwakilan Kepala Dinas KESBANGPOL Kota Padangsidimpuan, menyambut hangat audience dan silaturrahmi dari pengurus DPD Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafizh-Hafizhah (IPQAH) Kota padangsidimpuan.
Kedatangan DPD IPQAH, yang dihadiri oleh Ketua umum Irsal Amin Siregar, M.Pd, juga Sekretaris Ahmad Gunawan Caniago, S.Pd, serta Wakil Ketua Satu IPQAH Kota Padangsidimpuan Muslimin Hutapea, M.Pd, bertujuan untuk menginformasikan keberadaan organisasi IPQAH di Kota Padangsidimpuan.

IPQAH, atau Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafizh-Hafizhah, merupakan organisasi profesi Qori’-Qori’ah dan penghafal Al-Qur’an, dewan hakim, serta mitra dari LPTQ.
“Ketua Umum IPQAH adalah mantan Menteri Agama, H. Said Agil Husin Al Munawar. Walikota dan juga Walikota Padangsidimpuan tergabung dalam Dewan Penasehat organisasi ini,” jelas Irsa Amin Siregar, M.Pd Selaku ketua Umum DPD IPQAH Kota Padangsidimpuan.
Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution, S.H, menyambut positif terbentuknya organisasi masyarakat ini dan mempertanyakan legalitasnya, yang langsung dijawab oleh perwakilan Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat bahwa IPQAH akan terdaftar secara resmi di Kantor Kementerian Hukum dan HAM.
Dalam waktu dekat, DPD IPQAH Kota Padangsidimpuan akan melaksanakan pelantikan serta pengukuhan pengurusnya. Selain membahas agenda dalam waktu dekat yaitu pelantikan IPQAH Kota Padangsidimpuan, dalam silaturahmi ini juga membahas beberapa program kerja IPQAH yang telah berlangsung di beberapa titik di kota padangsidimpuan.’’ Adapun harapannya kehadiran IPQAH di Kota Padangsidimpuan, dapat menjadi Mitra kerja Pemerintah dalam pembinaan Baca tulis AL-Qur’an dan pembinaan Qori’-Qori’ah juga pembinaan Hafizh dan Hafizhah di kota Padangsidimpuan’’ Jelas Irsan Efendi Nasution, S.H. Walikota Padamgsidimpuan.
Penasehat IPQAH Kota Padangsidimpuan bapak Iswandi Arisandy, S,E. Ak, pada tempat yang berbeda Juga menyampaikan bahwa Generasi ummat harus saling menyiapkan generasi selanjutnya untuk mencerahkan desa masing-masing dalam berbagai aspek. Aspek moral adalah merupakan pokok persolan utama dalam dunia sosial keagamaan yang semakin hari semakin buram dan kacau-balau karena sudah jauh dari kegiatan-kegiatan Pendidikan agama Islam yang biasa sudah ada di desa-desa. Pada tahun 70-an hingga 90-an aktivitas mengaji magrib masih sangat indah di depan mata karena setipa menjelang magrib anak-anak berlomba dan berlari-lari ke masjid menunaikan shalat magrib dan setelah dari masjid pergi mengaji (belajar baca tulis Al-Qur’an) kerumah guru.
Kini pemandangan ini sudah mulai tidak kelihatan karena kemajuan teknologi sudah menghantam perkembangan anak-anak sehingga yang mereka kerjakan Sekaran adalah hanya bermain gatget berupa smartphone dan bermain game. Keadaan ini tidaklah dapat di anggap sebagai hal yang biasa saja, Dengan Keberadaan IPQAH di kota Padangsidimpuan harapannya kedepan dapat bergandengangan dengan Pemerintah untuk bersama-sama dan gotong-royong bahu memabahu sesama demi tercapainya kota padangsidimpuan yang BERSINAR. ‘’ Ujar Iswandi Arisandy, S.E. Ak.






