Merawat Keberagaman untuk Mewujudkan Kepemimpinan IMM Kota Medan yang Progresif dan Kolaboratif

Opini831 Dilihat

IMM memiliki banyak kader yang tersebar dari sabang sampai marauke. Perbedaan tersebut dapat disatukan melalui IMM sebagai wadah dalam satu arah perjuangan. Dan Keanekaragaman tersebut menjadi pembeda IMM di setiap daerah dan menjadi karakteristik tersendiri dalam tubuh IMM. Dimana keanekaragaman tersebut  sebagai alat untuk saling memahami antara satu dengan yang lain sebagaimana termaktub  Qur’an Surah (QS) Al-Hujurat Ayat 13.     

“Bahwa Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa”.

IMM diharapkan mampu mempelopori dalam memartabatkan manusia sebagai hamba Allah melampaui ego, suku, ras, serta agama. IMM beramaliah ilmiah dalam menyikapi perbedaan kebijaksanaan akan hadir ketika IMM mampu menyentuh seluruh kalangan dengan cara-cara yang beradab. IMM akan menjadi besar jika mampu mengelola keberagama suku, budaya, dan pemahaman agama sehingga terhindar dari beragai masalah yang kontraproduktif.

Pergerakan IMM dalam mengawal kebhinekaan di uji konsistensinya dalam menghadapi problematika dalam internal IMM dan masyarakat.  IMM harus konsisten menjaga harmonisasi dan konsisten membumikan narasi secara terlembaga sehingga berdampak luas kepada masyarakat sesuai dengan Tujuan IMM ialah terbentuknya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah.

Dalam mewujudkan sikap toleransi tersebut, selain berasal dari faktor internal, juga berasal dari faktor ekstenal, dimana peran Kepemimpinan juga memiliki fungsi dan peran yang strategis dalam mendorong terwujudnya visi dan misi organisasi. Karena seorang pemimpin memiliki kendali dalam membimbing, mengarahkkan, menunjukan dan menggerakan anggota dalam menahkodai suatu organisasi.

Dengan jiwa kepemimpinan yang selalu dibangun untuk menghargai perbedaan, dan toleransi kepada sesama, harapannya suatu organisasi akan lebih mudah dalam menjalakan progresivitas dan kolaborasi dalam menjalankan program kerja. IMM yang merupakan sebuah organisasi Kader, tentu pengkaderan merupakan hal yang fundamental untuk senantiasa terus dilakukan. Kepemimpinan dan pengkaderan memiliki kekuatan perubahan yang dinamis bagi IMM terkhusus bagi Muhammadiyah sebagai gerakan pencerahan menuju Indonesia berkemajuan. 

Kader yang progresif dan proses kaderisasi merupakan upaya yang senantiasa dilakukan secara berkesinambungan secara dinamis. Proporsi progresif kader dan kepemimpinan yang visioner menjadi alternative strategis untuk direalisasikan sebagai gerakan pencerahan Muhammadiyah. Dalam konteks kader progresif, maka kualifikasi kader tidak sekedar dipahami pada kentalnya muatan ideologi, nilai indentitas, dan teori keorganisasian saja, melaikan harus ditindak lanjuti dengan pemahaman kader terhadap realitas empirik di seputarnya.

Dengan kader-kader IMM Kota Medan yang memiliki progsesivitas yang baik, kita berhadap IMM Kota Medan akan semakin jaya, dan dapat menjadi kader-kader yang dapat dibanggakan sesuai dengan perkembangan zaman yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *