Menu

Mode Gelap
Kasus Pembakaran Rumah Sempurna Pasaribu di Tanah Karo: Polda Sumut Tambah Tersangka Baru Polri Gunakan Teknologi Canggih untuk Seleksi Akpol 2024 Terungkap! Identitas dan Peran 2 Eksekutor dalam Pembakaran Rumah Sempurna Pasaribu Rektor UM Tapsel Kukuhkan 146 Guru Profesional, Kepala LLDIKTI Wilayah I: Jangan Berbisnis Apapun Di Sekolah Kejahatan Siber Merebak: Pembelajaran Preventif Masyarakat Kunjungan Mahasiswa MBS UIN Syahada Sidimpuan ke UMKM: Memahami Proses Bisnis dan Pemasaran Digital

Warta

Musyawarah Wilayah XXI IPM Sumut, 12 PD IPM Se-Sumut: Tidak Sah!

badge-check


					Foto PD IPM Se-Sumut yang Menolak Hasil Musyawarah Wilayah XXI Sumatera Utara Perbesar

Foto PD IPM Se-Sumut yang Menolak Hasil Musyawarah Wilayah XXI Sumatera Utara

Hasil musyawarah wilayah XXI Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sumatera Utara (Sumut) dianggap tidak sah dan ditolak oleh 12 Pimpinan Daerah (PD) IPM se-Sumut.

PD IPM yang menolak diketahui ialah PD IPM Tebing Tinggi, PD IPM Mandailing Natal, PD IPM Tapanuli Tengah, PD IPM Tapanuli Selatan, PD IPM Asahan, PD IPM Padang Sidempuan, PD IPM Labuhan Batu, PD IPM Simalungun, PD IPM Medan, PD IPM Siantar dan PD IPM Langkat.

Mereka menolak dengan hasil keputusan dikarenakan terdapat indikasi kecurangan yang dilakukan oleh oknum yang ingin menghancurkan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sumatera Utara.

Seperti yang dikatakan salah satu PD IPM Tapanuli Selatan yakni Yakni Arfan Afandi menyebutkan bahwa  terdapat penggelembungan suara terbukti daftar pemilih tetap yang seharusnya berjumlah 358 menjadi 457.

“Saya merasa ada kekeliruan dimana terdapat penggelembungan suara  karena pemilih tetap yang seharusnya berjumlah 358 menjadi 457” Ucap Arfan Kepada Media (10/10/21).

Diwaktu yang sama Abdul Rahman Tanjung selaku salah satu calon formatur mengatakan mengkantongi bukti-bukti.

“Saya kantongi bukti – bukti, bahkan tim panlih sendiri sudah menyatakan sikap bahwa pemungutan suara tidak bisa dilanjutkan karena terdapat indikasi kecurangan,” Ucap Abdul.

Lanjut Abdul menyebutkan dari kejadian ini mereka akan laporkan kepada PW Muhammadiyah Sumatera Utara

“Maka dari itu, terhadap apa yang terjadi ini akan kami laporkan kepada PW Muhammadiyah Sumatera Utara,” Lanjutnya.

Ketua PD IPM Medan menyampaikan bahwa IPM yang punyaciri gerakan keislaman yang kuat dicederai dengan sistem permusyawarahan yang kurang berkenan

“Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang punya ciri gerakan keislaman yang kuat dicederai dengan sistem permusyawarahan yang kurang berkenan, harusnya tidak ada server salah input, karena persiapan musyawarah harusnya bisa lebih matang untuk dipersiapkan agar semua pihak dapat menerima dengan baik,” Ucap Taufiq Prima selaku Ketua PD IPM Medan.

Untuk diketahui bersama sebelum musyawarah ini dilaksankan Panitia Pemilihan diminta untuk mendatangkan tim IT UMSU selaku penyedia server pemungutan suara.

Pewarta: Alif
Editor: FA

Print Friendly, PDF & Email

Baca Lainnya

Kedatangan Bupati Tapsel dan Thariq Disambut Anak-anak Sekolah Minggu

11 Juli 2024 - 19:46 WIB

Zikir Akbar Wilayah: PPITTNI Padangsidimpuan Siap Berangkat untuk Mendoakan Indonesia Emas

18 Juni 2024 - 12:38 WIB

Berbagi Berkah di Bulan Ramadhan, DWP STAIN Madina Salurkan Paket Sembako

29 Maret 2024 - 01:46 WIB

Partuha Maujana Simalungun: Tidak Ada Tanah Adat di Wilayah Kabupaten Simalungun

28 Maret 2024 - 12:56 WIB

Menjadi Teladan, Tabuyung Desa Mandiri yang Berhasil Lawan Stunting

28 November 2023 - 12:36 WIB

Trending di Daerah