Muslimah Cerdas Di Era Digitalisasi

Warta672 Dilihat

Di zaman ini, tidak mudah menemukan seorang muslimah yang benar-benar menjaga dirinya sendiri. Karena tulang rusuk perempuan itu bengkok, sehingga memang kodratnya tidak sekuat laki-laki.

Seseorang bisa dikatakan sebagai Muslimah Cerdas hakikatnya bukan hanya dia yang menjaga dirinya dari api neraka. Namun, seseorang yang disetiap detiknya meminta keteguhan hati kepada Allah.

Pasalnya dunia fashion merupakan dunia surga bagi para perempuan. Mereka dapat memilih barang-barang yang diinginkan dan disukai. Tidak hanya itu ternyata bisnis fashion dapat menjadi pengisi kantung dan penghasilannya dapat mencapai puluhan juta dalam kurun waktu satu bulan.

Dunia fashion yang kini menyebar juga perlu dipertanggungjawabkan. Para muslimah cerdas tetap akan berbisnis dan memakai fashion sesuai yang tertulis di Al-Quran.

Akun Bisnis para Muslimah Cerdas

Bisnis online yang cukup eksis tetapi tetap mengamalkan isi Al-Quran seperti akun Instagram @bahirahhijab, @jilbab_muslim_syari, @jilbabmuslimah_syari, @griyajahit.muslimah.

Akun-akun tersebut menampilkan para model yang wajahnya disensor menggunakan emoji ataupun masker sehingga tetap terjaga dari pandangan para laki-laki.

Di antara akun bisnis dari para muslimah cerdas ini salah satunya @jilbab_muslimah_syari yang juga dibarengi dengan konten dakwahya yang di sajikan di feed Instagram dengan menggunakan kata-kata motivasi seperti membahas tentang azab di neraka itu bermacam-macam.

Pemakaian model hijab memang boleh mengikuti trend karena para desainer dituntut untuk kreatif menciptakan model hijab yang baru dan unik, namun tanpa melenceng dari Al-Quran dan Hadits, Dwi.

Dengan demikian bisnis fashion dapat dijadikan jalan berdakwah secara online dengan kata lain muslimah cerdas dapat mengisi waktu luangnya dan menebar kebaikan sehingga tidak terbuang sia-sia waktunya dan bertambahlah keberkahannya dalam melakukan perniagaan.

Selain itu, strategi dakwah dibidang ekonomi dan teknologi ini bisa dikaji dan dikembangkan para muslimah milenial.

Bahkan bisa dijadikan bahan untuk membuat jurnal tentang keislaman para pengajar.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca dan dapat mengingatkan tentang adab-adab dalam berniaga di kehidupan nyata maupun di dunia maya (secara online).

  • Penulis Oleh Meisy Syifa Wasilatu Sholihah Mahasiswa Komunikasi UIN Raden Mas Said Surakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *