Pengaruh Era 4. 0 Terhadap Kenakalan Siswa

Warta1686 Dilihat

Kenakalan siswa adalah pelampiasan masalah yang dihadapi oleh kalangan siswa yang tindakannya menyimpang. Menurut ahli sosiologi Kartono, Kenakalan siswa atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada siswa yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. Sedangkan menurut Santrock “Kenakalan siswa merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal”.

Penyebab Kenakalan Siswa

Perilaku ‘nakal’siswa bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal):
Faktor internal:
a.Krisis identitas: Perubahan biologis dan sosiologis pada diri siswa memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, seiring dengan perubahan zaman (4.0) yang mana siswa penggunaan media sosial yang kurang baik, membuka situs terlarang, pemberitaan hoax.

b.Kontrol diri yang lemah: siswa yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku ‘nakal’. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *