Lucunya sampai lebih dari 200 tahun manusia tidak berpikir buat membuat pembaruan terhadap mikroskop. Lensa Leeuwenhoek jadi penjelajah awal serta salah satunya di dunia mikroskopis buat memandang koloni kuman, bagian sel, tercantum mani bagaikan salah satu sel muasal manusia.
“ Semacam belut di air,” begitu penggambaran Leeuwenhoek kala awal kali memandang mani. Di dasar mikroskop 2 ukuran, nampak jelas sel dalam cairan air sperma itu bergerak maju didorong oleh ekor.
Pada 1677 Leeuwenhoek meletakkan puzzle awal misteri terjadinya manusia. Tetapi perlu lebih dari 170 tahun saat sebelum para ilmuwan kesimpulannya setuju soal gimana manusia tercipta. Apalagi konsep sel telur pada mamalia baru ditemui 150 tahun setelah itu( 1827) oleh Karl Ernst von Baer.
Sepanjang itu manusia belum betul- betul mengerti kedudukan tiap- tiap dari mani, pula ovum. Ilmuwan dini abad ke- 19 memanglah sudah mengamati sesi pertumbuhan pada telur katak yang membelah kesekian kali. Tetapi mereka tidak memiliki konsep soal sel. Gagasan kalau sel ialah inti seluruh kahidupan baru dikemukakan tahun 1830- an oleh ilmuwan Jerman, Matthias Schleiden serta Theodor Schwann.
Mani Tidak Sempat Berenang Simetris
Begitu lama waktu yang diperlukan manusia buat memahami dirinya sendiri. Semenjak Leeuwenhoek menciptakan mani sampai 350 tahun setelah itu kita merasa telah mengerti serta percaya- percaya saja hendak konsep pergerakan mani yang dia tawarkan.
Tampaknya sampai saat ini teka- teki pembuatan manusia belum seluruhnya cerah. Periset gabungan dari Inggris serta Meksiko baru- baru ini mematahkan teori“ mani perenang” kepunyaan Leeuwenhoek. Melalui publikasi di Science Advances pada 31 Juli kemudian mereka meletakkan puzzle anyar dari mekanisme pergerakan mani.
“ Alih- alih berenang lurus, mani lebih nampak semacam ngebor,” kata Hermes Gadêlha, salah satu periset dalam riset tersebut, pakar matematika dari Universitas Bristol di Inggris.
Gadêlha serta rekan- rekannya merekonstruksi secara matematis pergerakan kilat ekor mani dengan mikroskop 3 ukuran.












