Mahasiswa Moderat
Berbicara mengenai mahasiswa, mereka adalah orang-orang yang sedang menempuh studi pada tingkat Strata-1 atau Strata-2 bahkan starata-3 di perguruan tinggi.
Setiap Negara, mahasiswa selalu mengambil peran yang sangat penting dalam suatu negara, mereka adalah para pelaku sejarah.
Sebagai pelaku sejarah peran mahasiswa dalam memberikan sumbangsih pemikiran dalam hal pengembangan sumber daya manusia sangat dibutuhkan karena mereka adalah sosok intelektual dan cendikiawan.
Eksistensi mahasiswa dinilai urgen karena dikenal sebagai agent of change, karena itu mahasiswa harus mampu memberikan edukasi terkait radikalisme.
Selanjutnya mahasiswa juga dituntut untuk bisa memberikan sumbangsih pemikiran dalam konteks keilmuan Kepada generasi penerus bangsa.
Lebih dari itu, Mahasiswa juga dikenal sebagai Guardian of value yaitu menjaga nilai-nilai dalam masyarakat, misalnya menjunjung kejujuran, keadilan, gotong royong, empati, dan integritas.
Maka dari itu bagi seorang mahasiswa sangat dibutuhkan untuk mendapatkan pemahaman ilmu tentang moderasi beragama.
Kendatipun demikian, sebagai pencipta insan akademisi sudah saatnya perguruan tinggi memberikan pemahaman tentang moderasi beragama di kalangan mahasiswa melaui kajian-kajian, diskusi-diskusi, seminar, maupun Focus Group Discussion.
Agar menciptakan mahasiswa yang moderat dan memiliki pemahaman keagamaan yang moderat (seimbang dan proforsional), nasionalis, berwawasan global Secara komprehensif.
Sehingga memiliki profil yang dapat merespon situasi dan kondisi secara cepat dalam media sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Terakhir, Mahasiswa perlu memiliki pemahaman tentang keislaman moderat dan wawasan kebangsaan.
Sehingga diharapkan saat ini dan masa yang akan datang dapat mewujudkan pemahaman yang memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak lari dari pemahaman yang sebenarnya.
Ditulis oleh Elida Sari Harahap Peserta DIKLATPIMNAS II Tahun 2021 Delegasi IAIN Padangsidimpuan






