Saat itu ia menginjak usia 27 tahun, dan memulai hidup barunya di Silicon Valley. Disana juga ia berhasil menemukan tempat mengambangkan bakatnya.
Lantas Yuan mencoba berkerja di perusahaan WebEx sebagai programer. Lalu ia pindah ke Cisco System dan menjabat sebagai Pimpinan engineering.
Di Tahun 2011 ia memutuskan untuk mendirikan perusahaan sendiri, yakni Zoom.
Pikiran pertama Yuan saat mendirikan Zoom ia teringat, saat harus berhubungan jarak jauh dengan pacarnya saat jadi mahasiswa dulu.
Awal mula ide Zoom ini sempat ditolak oleh para investor, lantas Yuang pantang menyerah dengan Ide Zoomnya ini.
Hingga di tahun 2020 kasus pandemi Covid-19 menyebar keseluruh dunia memaksa seluruh orang yanga ada didunia untuk WFH (work from home).
Kini harga saham Zoom meningkat hingga 14 persen. Pasar memperkirakan keberhasilan Yuan meningat dari US$ 40 miliar dalam waktu 3 bulan.
Pacar yang menjadi awal kebucinannya ini pun kini menjadi istrinya siapa sangka berawal dari bucin.
Kini Eric Yuan, termasuk dalam 178 pendatang baru orang terkaya yang berasal dari 20 negara, menurut catatan Forbes.






