Riset Mengenai Penerapan Sistem Demorasi Pancasila di kelas Mat4C

Mahasiswa, News490 Dilihat

SEMARANG-Demokrasi Pancasila ialah suatu paham demokrasi yang berlandaskan pada nilai-nilai yang terkandung di dalam ideologi Pancasila. Demokrasi Pancasila merupakan sistem pemerintahan yang diadopsi oleh bangsa Indonesia, yang menggabungkan prinsip-prinsip demokrasi universal dengan nilai-nilai lokal dan budaya bangsa. Konsep ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang adil, inklusif, dan berkeadilan, dimana partisipasi aktif dari semua anggota masyarakat menjadi kunci pentingnya.

Salah satu tempat terbaik untuk mulai menerapkan Demokrasi Pancasila adalah di dalam kelas. Karena itu, penerapan Demokrasi Pancasila di kelas dapat menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran dan partisipasi siswa dalam kehidupan demokratis. Tujuan utama dari penerapan Demokrasi Pancasila di kelas adalah untuk melibatkan mahasiswa secara aktif dalam proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pembelajaran dan kehidupan di kelas.

Dalam upaya untuk mengamati bagaimana penerapan Demokrasi pancasila di kelas, kami melakukan wawancara dengan beberapa mahasiswa yang merupakan komting kelas, bendahara kelas, dan perwakilan dari anggota kelas. Kami bertanya kepada mereka tentang bagaimana penerapan Demokrasi Pancasila yang telah diterapkan di kelas dan apakah para pengurus kelas telah menerapkan Demokrasi Pancasila dalam kepemimpinannya.

Pertama, kami berbicara dengan Fatimah Oktaviani selaku komting di kelas. Fatimah menjelaskan bagaimana penerapan Demokrasi Pancasila di kelasnya, serta bagaimana cara komting kelas untuk melibatkan anggota-anggotanya dalam pengambilan keputusan penting dalam kelas.

Fatimah menegaskan bahwa meningkatkan kesadaran Demokrasi Pancasila di kelas dapat dilakukan dengan cara mengadakan musyawarah mufakat untuk mencapai kesepakatan dalam pengambilan keputusan kelas. Komting juga membuka ruang bagi para anggotanya untuk menyampaikan pendapatnya masing-masing agar semua anggota dapat terlibat dalam pengambilan keputusan tersebut. Jika terdapat perbedaan pendapat diantara anggota kelas, maka komting siap untuk mendengarkan dan memberikan jalan tengah agar tidak terjadi perselisihan. Keputusan akhir yang diambil adalah keputusan terbaik yang telah disepakati oleh seluruh anggota kelas.

Fatimah juga berpesan untuk seluruh anggota kelas agar dapat merespon dengan cepat jika dimintai pendapat tentang suatu permasalahan yang ada di kelas. Karena, ini merupakan suatu kendala yang dialami Fatimah sebagai komting kelas, sehingga ia kesulitan dalam mengambil keputusan yang terbaik untuk kelas.

Selanjutnya kami berbicara dengan Nila Fadlilatul Ilma selaku bendahara kelas, Nila menjelaskan tentang bagaimana peran penting bendahara dalam penerapan Demokrasi Pancasila dan cara penerapan sistem keterbukaan dalam keuangan kelas. Menurutnya, ia telah menerapkan Demokrasi Pancasila dengan cara melakukan musyawarah untuk menentukan jumlah uang dan waktu pembayaran kas kelas, sehingga kedepannya seluruh anggota kelas tidak ada yang keberatan dalam membayar kas tersebut. “Untuk masalah keterbukaan dalam keuangan kelas, kami telah membagikan google spreedsheet terkait pemasukan dan pengeluaran uang kas yang bisa diakses oleh seluruh siswa di kelas”. Ujar Nila ketika ditanya tentang keterbukaan keuangan kelas.

Terakhir kami berbicara dengan Khavid Joni selaku perwakilan anggota kelas tentang bagaimana kinerja komting dan bendahara kelas dalam menjalankan tugasnya. Menurut Joni, kinerja komting sudah cukup bagus, baik dalam memimpin musyawarah di kelas maupun dalam memberikan informasi terkini tentang perkuliahan. Joni juga menilai bahwa kinerja bendahara sudah cukup bagus, terkait bagaimana cara ia mengingatkan teman-temannya untuk membayar dan selalu mencatat pengeluaran dan pemasukan uang kas setiap saat. “Alhamdulillah selama 4 semester ini, komting dan bendahara kelas telah menjalankan tugasnya dengan baik dan menerapkan Demokrasi Pancasila dalam kepemimpinannya” ujar Juni kepada pewawancara.

Itulah hasil riset yang kami lakukan terkait bagaimana penerapan Demokrasi Pancasila di kelas. Dari hasil riset tersebut dapat disimpulkan bahwasanya para pemimpin kelas terutama kelas Matematika 4-C Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang telah menerapkan paham, prinsip, dan ciri dari Demokrasi Pancasila, dengan kata lain, mereka para pemimpin telah paham dengan adanya sistem demokrasi pancasila.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *