Mengenal Erving Goffman dan teori Dramaturgi

Opini1278 Dilihat

Pertunjukan yang terjadi dimasyarakat untuk mencapai tujuan yang baik.

Pertunjukan yang dilakukan oleh aktor dengan berbagi manipulasi yang pada akhirnya dipandang baik  oleh manusia lainnya.

Jika pertunjukan yang dilakukan oleh aktor berhasil maka para penonton yang berinteraksi dengan aktor akan memandang dari sudut pandang aktor tersebut.

Pada akhirnya aktor akan dengan mudah melanggengkan pertunjukan sesuai dengan tujuannya.   

Contoh dramaturgi dalam kehidupan sehari-hari dapat kita lihat ketika seseorang menggunakan media sosial dan tidak menggunakannya.

Ketika kita menggunakan media sosial, maka kita akan berusaha tampil dengan dan sempurna, kesemua itu dengan tujuan untuk menampilkan sisi lain dari diri kita.

Berbeda ketika kita tidak sedang menggunakan media sosial, maka kita akan lebih bebas mengekpresikan diri tanpa membutuhkan persiapan manipulatif dengan harapan mendapatkan penilain dari orang lain.  

Dalam kehidupan sehari-hari, menjadi diri sendiri bukanlah menjadi hal sederhana.

kita akan menampilkan diri sesempurna mungkin dengan harapan dinilai baik dan sempurna oleh orang lain.

Secara sadar maupun tidak sadar, itu semua terjadi dalam setiap sandiwara kehidupan kita.

  • Ditulis Oleh Muhammad Amin Azis (Ketua Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan IMM FAI UMY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *