Mindfulness dalam Islam
Dalam Islam aktivitas mindfulness adalah salat dan zikir, keduanya merupakan pelatihan yang membutuhkan peningkatan kesadaran. Ketika salat pikiran kita diharapkan untuk mindful, dalam hal ini maksudnya adalah kita khusyuk akan bacaan dan gerakan salat yang kita lakukan. Upaya fokus atau khusyuk ini sangat bermanfaat dan memberikan efek seperti meditasi.
Saat salat kita sedang berdialog dengan tuhan (Allah SWT), aktivitas inilah yang memberikan efek seperti saat kita meditasi yaitu menghilangkan kecemasan, merangsang sistem saraf untuk menutup rasa ketidaknyamanan ke otak karena kita hanya fokus pada bacaan dan gerakan dari salat. Oleh karenanya, biasanya setelah selesai salat, pikiran kita lebih jernih. Setelah salat aktivitas selanjutnya adalah zikir. Berzikir adalah melakukan atau membaca bacaan yang suci yang menyebabkan seseorang ingat kepada Allah dengan segala kebesarannya.
Pernapasan selama berzikir bermanfaat mengurangi ketegangan, mencapai ketenangan atau kedamaian, mengembangkan konsentrasi, mengembangkan sikap toleransi, empati, mengembangkan diri dari kesadaran dan pengendalian diri itu sendiri. Bahkan Rasulullah sendiri melakukan aktivitas ini yaitu dengan berdiam diri saat perlu memfokuskan diri, berefleksi, dan menjernihkan pikiran.
Menyadari pentingnya mindfulness untuk kesehatan, kesuksesan dan kesejahteraan sudah seharusnya adalah hal yang diutamakan. Walaupun praktek mindfulness adalah hal yang sederhana, tapi penerapannya dalam kehidupan sehari hari bukanlah tindakan yang mudah. Umumnya waktu yang dibutuhkan dalam pelatihan mindfulness adalah 20 menit sampai sampai satu jam. Namun karena kesibukan, pelatihan ini lumayan sulit untuk diterapkan bagi sebagian orang. Dalam artikel ini penulis telah memaparkan secara singkat mengenai pelatihan mindfulness yang tidak membutuhkan waktu yang lama dan penerapannya pun fleksibel, bahkan sebagian orang tidak mengetahui latihan tersebut adalah bagian dari mindfulness.Demikian artikel ini, semoga dengan adanya tulisan ini menambah informasi bagi kawan-kawan pembaca dan memberikan banyak manfaat.
References
Ahmad, V. I., & Suyuthi, A. (2020). Sholat Sebagai Sarana Pelatihan Mindfulness: Jawaban Untuk Tantangan Pendidikan Islam Menghadapi Theage of Complexity. Akademika, 13(01). https://doi.org/10.30736/adk.v13i01.141
Analya, P., Yan, K., Psikologi, F., & Maranatha, U. K. (2021). Pengaruh Mindfulness Terhadap Performa Tugas Kognitif. 23(2), 135–145.
Reangsing, C., Rittiwong, T., & Schneider, J. K. (2020). Effects of mindfulness meditation interventions on depression in older adults: A meta-analysis. Aging and Mental Health, 0(0), 1–10. https://doi.org/10.1080/13607863.2020.1793901
Nila Erdiani
Mahasiswa Program Magister Psikologi Pendidikan Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta








