Menu

Mode Gelap
Kasus Pembakaran Rumah Sempurna Pasaribu di Tanah Karo: Polda Sumut Tambah Tersangka Baru Polri Gunakan Teknologi Canggih untuk Seleksi Akpol 2024 Terungkap! Identitas dan Peran 2 Eksekutor dalam Pembakaran Rumah Sempurna Pasaribu Rektor UM Tapsel Kukuhkan 146 Guru Profesional, Kepala LLDIKTI Wilayah I: Jangan Berbisnis Apapun Di Sekolah Kejahatan Siber Merebak: Pembelajaran Preventif Masyarakat Kunjungan Mahasiswa MBS UIN Syahada Sidimpuan ke UMKM: Memahami Proses Bisnis dan Pemasaran Digital

Artikel

Perempuan Bergerak Dalam Memajukan Peradaban Bangsa

badge-check


					Mardaliana (Sekretaris Bidang Riset & Pengembangan Keilmuan PK IMM Kyai Ahmad Dahlan IAIN Padangsidimpuan) Perbesar

Mardaliana (Sekretaris Bidang Riset & Pengembangan Keilmuan PK IMM Kyai Ahmad Dahlan IAIN Padangsidimpuan)

Perempuan, dengan segala keindahannya, telah Allah ciptakan untuk menghiasi muka bumi ini. Perempuan juga memiliki pergerakan penting sebagai kunci peradaban.

Selain itu, perempuan merupakan pedongkrak bangsa,  hal ini terlihat karena perempuan sebagai pusat dari kehidupan keluarga dan mampu berperan dalam pergerakan bangsa.

Memahami  Peran dan Pentingnya Pendidikan Bagi Perempuan

Pendidikan sejauh ini merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi setiap individu, tak terkecuali perempuan.

Sesuai dengan firman Allah dalam QS.Al-Mujadillah :  11”  Niscaya Allah akan mengangkat  ( derajat ) orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat “.

Dengan memiliki ilmu seseorang mampu mengarahkan tujuan hidupnya agar lebih terarah.

Pada hakikatnya pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam membangun peradaban, dengan demikian perempuan mampu mengembangkan kreativitasnya.

Pendidikan bagi perempuan begitu penting karena mampu mengangkat derajatnya.

Karena dengan perekembangan zaman kita tidak bisa hanya berdiri tetap pada peradaban yang memandang pendidikan tidak penting bagi perempuan.

Male oriented inilah  berkaitan dengan budaya yang telah mengakar kuat tentang perempuan berpendidikan tidak hanya kerja di dapur.

Mengubah persepsi bahwa perempuan tidak hanya di dapur tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas pendidikan.

Dengan memiliki pendidikan yang baik, seorang perempuan akan mampu menjadi seorang ibu yang baik.

Perkembangan dan Pergerakan Perempuan

Meskipun  begitu  semua perempuan sama kita tidak bisa menolak lupa bahwa hakikinya mereka adalah istri dan ibu.

Pada zaman yang modern ini boleh saja perempuan memilih  menjadi ibu rumah tangga, tetapi hendaknya menjadi ibu rumah tangga yang berwawasan luas, handal dan berdaya.

Namun meskipun begitu hal itu tidaklah menjadi suatu alasan perempuan untuk berkiprah melukis sejarah dan membangun tonggak peradaban.

Perempuan memiliki kualitas yang baik akan menjadikan pergerakan negara yang baik.

Nah kalimat ini tentunya memberi pemandangan kepada kita sebarapa berpengaruhnya kaum perempuan dalam sebuah Negara.

Peran perempuan yang sangat strategis dalam keluarga, yakni sebagai pendidik pertama bagi anak-anaknya inilah yang menuntut adanya pendidikan yang memadahi bagi perempuan.

Tentunya peningkatan kualitas perempuan tersebut meliputi kualitas intelektual, keterampilan, kepribadian, dan beberapa kompetensi lainnya.

Para perempuan menjalani kehidupan yang lebih baik sebagai madrasatul ula dalam keluarga.

Karena kita semua mengetahui dan menyadari bahwa pendidikan dasar semua manusia adalah rumah dan ibu adalah pemeran utama dalam keberhasilan pendidikan dasar ini.

Posisi perempuan sebagai ibu inilah yang dapat menentukan arah, warna sejarah dan perjalanan suatu bangsa.

Oleh karena itu, tidak heran jika ada jargon yang mengatakan bahwa perempuan adalah tiang negara, jika kuat tiangnya maka kuatlah negaranya, dan sebaliknya, jika rapuh tiangnya maka rapuhlah suatu negara.

Pergerakan Perempuan di Indonesia

Pada zaman modern ini perempuan sudah memiliki kemajuan-kemajuan tentunya di Indonesia.

Setidaknya ada beberapa indikator dan elemen yang terkait prestasi dan kemajuan perempuan-perempuan terkhususnya di Indonesia.

  1. Pendidikan
  2. Ekonomi
  3. Kesehatan

Dari ketiga indikator dan aspek tersebut , terlebih pada indicator pendidikan, karena pada dasarnya indikator pendidikan condong lebih berpengaruh tinggi rendahnya tingkat ekonomi perempuan dan kesehatan perempuan.

Melihat ketiga aspek tersebut sangat pantas jika perempuan disebut dengan komponen peradaban bangsa.

Apabila perempuan diberikan pendidikan yang lebih layak, diberikan hak yang setara dengan laki-laki dalam ruang publik, maka tidak menutup kemungkinan perempuan sangat berpotensi untuk memajukan bangsa ini.

Dengan begitu perempuan-perempuan yang berbekal pendidikan yang memadahi akan menjadi tonggak peradaban.

Prestasi dan Gerakan  Para  IMMawati Dalam  Membangun Pendidikan

Sebagai kaderisasi dan yang berjuang di  Muhammadiyah, IMMawati haruslah bergerak   dan berakselerasi serta berkontrubusi  dijalannya.

Banyak sekali pendidikan khusus IMMawati sebagai pilar peradaban bangsa. Apalagi di Era Milenial, IMMawati harus pandai dalam menyikapi problematika sosial.

Begitu pula kehadiran IMMawati dalam ikatan yang berbasis pergerakan bagi IMM.  Karenanya IMMawati itu haruslah Anggun dalam Moral dan Unggul dalam Intelektual.

Dunia kampus merupakan ladang para IMMawati berkecimpung di salah satu lembaga dakwah kampus.

Kampus adalah lingkungan intelektual dengan segala gagasan yang dibangun oleh para mahasiswa.

Dalam hal ini banyak sekali gerakan- gerakan yang ditumbuh kembangkan oleh para IMMawati salah satunya sikap responsive terhadap kondisi rill perempuan dimasyarakat.

Demi memperkuat hubungan kerjasama di berbagai elemen yang memperjuangkan nasib perempuan dan menumbuh kembangkan identitas gender yang bersifat advokasi, contohnya kajian bersama yang di buat khusus IMMawan dan IMMawati.

Banyaknya aktivis-aktivis dikalangan IMMawati yang bergerk dalam kancah politik dan kebangsaan di Negeri ini.

Contohnya sosok IMMawati Ela Novitasari, sosok yang dikagumi namun harus melepas jas merahnya demi terjun ke dunia politik.

Ideologi Pergerakan IMMawati

Ideologi gerakan IMMawati yang berlandaskan nilai-nilai gerakan yang kandungannya berbau agamis serta kemanusian .serta perempuan yang berkeadaban.

Karena pada hakikatnya jati diri IMMawati adalah ideologi Muhammadiyah.

Oleh karena itu ghiroh perjuangan harus tertanam didalam jiwa IMMawati untuk mencegah kemungkaran dan membangun peradaban. Di kemajuan dan perkembangan teknologi serta nalar sosial yang memudar.

Hal inilah yang menyebabkan IMMawti harus bergerak aktif untuk menyatukan pikiran dan merangkul sesama untuk berada dalam barisan anak generasi bangsa yang nantinya mencegah masuknya hal-hal yang dapat merusak akhlak, mencegah masuknya ilmu-ilmu yang sengaja dibuat untuk mengontiminasi semangat kebangkitan para muslimah di dunia dan yang utama ialah  mencegah hal-hal yang dapat merusak dan meruntuhkan keimanan seseorang kepada Allah SWT.

Dengan hal ini para IMMawati harus sadar bahwa menjadi sosok IMMawati bukan sekedar berorganisasi saja, namun hendaknyalah dapat mempertahankan eksisnya gelar IMMawati dengan mampu menyelami dan memahami makna berislam, perilaku baik, baik dalam penampilan lahir maupun  batin.

Apalagi IMM sebagai salah satu organisasi islam yang eksis dan dikenal memiliki orientasi dalam berdakwah.

Dengan demikian di keadaan nalar sosial memudar apalagi dikalangan muslimah yang kian lama kian mewabah kepenjuru dunia, maka dari itu dikarapkan IMMawati dapat memberikan obat kepada semua para muslim dan muslimah agar menjadikan diri menjadi pribadi yang intelektual serta patuh dan taat kepada Allah SWT.

Oleh : Mardaliana (Sekretaris Bidang Riset & Pengembangan Keilmuan PK IMM Kyai Ahmad Dahlan IAIN Padangsidimpuan).

Print Friendly, PDF & Email

Baca Lainnya

Kejahatan Siber Merebak: Pembelajaran Preventif Masyarakat

29 Juni 2024 - 22:56 WIB

Food Estate dan Kesejahteraan Masyarakat

30 Mei 2024 - 13:51 WIB

Husni Mubarak Mahasiswa Program Doktoral Ilmu Ekonomi USU/ Penulis/ Ist

Perlindungan Konsumen Terhadap Pembulatan Harga di Swalayan

27 Mei 2024 - 08:13 WIB

Muhammad Fachrul Hudallah (Ketua Gerakan Peduli Konsumen)

Kunjungan Kapolres Madina ke Pantai Batu Ruso Tabuyung: Dorong Peningkatan Pelayanan Wisata

14 April 2024 - 21:00 WIB

Empowerment IMMawati: Meningkatkan Kapasitas dan Pengaruh Untuk Kesetaraan Gender

1 April 2024 - 22:01 WIB

Trending di Artikel